WONOSOBO — Sebanyak 30 bakal calon kepala desa mengikuti ujian tertulis sebagai bagian dari seleksi tambahan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Wonosobo Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Korpri Kabupaten Wonosobo pada Senin (28/9/2026).
Ke-30 bakal calon tersebut berasal dari empat desa yang memiliki jumlah pendaftar lebih dari lima orang. Keempat desa itu adalah Desa Ngadikerso, Kecamatan Sapuran; Desa Sukorejo, Kecamatan Mojotengah; Desa Menjer, Kecamatan Garung; dan Desa Tambi, Kecamatan Kejajar.
Ujian tertulis dilaksanakan selama 120 menit dengan jumlah 100 soal berbentuk pilihan ganda. Materi yang diujikan mencakup Pancasila, UUD 1945, Bahasa Indonesia, pengetahuan umum, pemerintahan daerah, serta pemerintahan desa.
Untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung, Polres Wonosobo menurunkan 49 personel yang melakukan pengamanan langsung di lokasi ujian. Pengamanan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., bersama sejumlah pejabat utama Polres Wonosobo.
Selain pengamanan di lokasi ujian, personel Polres Wonosobo bersama masing-masing Kapolsek juga melakukan pengamanan dan patroli di wilayah hukum masing-masing. Langkah tersebut dilakukan karena pada waktu yang bersamaan berlangsung pula tahapan penetapan nomor urut calon kepala desa di sejumlah wilayah.
Plt. Kasi Humas Polres Wonosobo Ipda Muhammad Wahyu Suprayono, S.H., menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada pelaksanaan ujian tertulis. Jajaran Polsek juga melakukan pengamanan serta patroli di masing-masing wilayah sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas, mengingat terdapat tahapan penetapan nomor urut calon kepala desa yang berlangsung secara bersamaan.
Polres Wonosobo juga menyatakan komitmennya untuk mendukung seluruh rangkaian Pilkades Serentak Tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan dengan mengutamakan langkah-langkah preventif sekaligus menjaga agar berbagai kegiatan masyarakat dapat berlangsung secara aman dan tertib.
Ipda Muhammad Wahyu Suprayono turut mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam tahapan Pilkades, mulai dari panitia, bakal calon, pendukung, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kondisi tetap kondusif serta menghormati setiap tahapan yang telah ditentukan.
Setelah ujian tertulis berakhir, panitia melanjutkan kegiatan dengan melakukan koreksi dan rekapitulasi hasil seleksi tambahan. Sesuai ketentuan yang berlaku, lima peserta dari masing-masing desa yang memperoleh hasil sesuai peringkat yang telah ditetapkan berhak melanjutkan ke tahapan Pilkades berikutnya.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pelaksanaan ujian tertulis, proses koreksi, hingga pengamanan tahapan Pilkades lainnya di berbagai wilayah Kabupaten Wonosobo, berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
(Tim KJN.Ainur rofi ah)
